Polresta Bekasi Tidak Akan Tindak Lanjuti Laporan Muhammad Hidayat Yang Ingin Menyeret Kaesang Ke Meja Hijau

Polresta Bekasi Tidak Akan Tindak Lanjuti Laporan Muhammad Hidayat

Cultureindo.com – Polresta Bekasi Tidak Akan Tindak Lanjuti Laporan Muhammad Hidayat Yang Ingin Menyeret Kaesang Ke Meja Hijau. Polri sekali lagi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membeda – bedakan siapa saja yang melaporkan dan terlapor. Meskipun dalam kasus tersebut merupakan anak presiden sekaligus.

Wakapolri Komjen Syafruddin memastikan tidak akan memproses laporan Muhammad Hidayat terkait Vlog YouTube Kaesang Pangarep yang dianggapnya menodai agama disertai ujaran kebencian. Polri menilai jika terlapor hanya mengada – ada saja, sebab jika di amati dari kasus tersebut Kaesang tidak mengucapkan akan apa yang di tuduhkan. Kaesang mengatakan hal fakta jadi tidak ada tindak pidana.

“Kami tidak akan tindak lanjuti laporan itu,” kata Syafruddin di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (6/7). Syafruddin menjelaskan bahwa dalam laporan yang di buat oleh Muhammad Hidayat merupakan laporan yang mengada – ada, ia tidak bisa membaca situasi isi vidio ia hanya terbawa emosi karena sudah menyandang setatus tersangka dalam kasus pelanggaran UU ITE.

Dia menambahkan, laporan Hidayat tidak memenuhi unsur pidana yang disangkakan. Maka kami tidak bisa memproses apa yang sudah di laporkan Muhammad Hidayat ke Polres Kota Bekasi. Menurut Wakapolri Syafruddin mengatakan jika kasus itu tidak pantas untuk di naikan menjadi penyelidikan, mengingat isi vidio tidak ada sama sekali melecehkan agama dan tidak ada apa yang di sangkakan oleh Muhammad Hidayat.

“Saya tegaskan itu mengada-ada,” kata dia. “Laporannya mengada-ada,” tegas Syafruddin lagi.

Dalam laporan yang di tuliskan oleh Muhammad Hidayat kata “Wong Deso” menjadi dasarnya untuk menjebloskan Kaesang Ke Bui. Dan Polri sekali lagi menjelaskan kata “ndeso” tidak bisa di jadikan alat untuk menyangkalkan bahwa itu SARA.

Kata “Ndeso” adalah kata yang sering di lontarkan karena itu merupakan kata guyonan yang tidak bisa di anggap serius. Sebelumnya kata “ndeso” sangat identik sekali dengan komedian Tukul Arawana dan saat itu tidak ada yang mempermasalahkan kata tersebut dan malah kata tersebut menjadi barang candaan.

“Omongan ndeso itu kan ya. Saya juga dari kecil sudah dengar omongan ndeso itu, guyonan saja. Jadi, kami rasional saja,” terangnya.

Wakapolri menambahkan, polisi punya tugas lain yang harus diselesaikan dibanding mengurusi laporan Hidayat yang sangat mengada – ada atau bisa di katakan mencari sensasi.

“Penyidik itu harus rasional, jadi tidak semua laporan masyarakat ditindaklanjuti. Kalau itu rasional ada unsurnya itu bisa ditindaklanjuti. Kalau tidak ada, ya tidak perlu,” pungkas dia.

Polresta Bekasi Tidak Akan Tindak Lanjuti Laporan Muhammad Hidayat.

Tag:
author

Penulis: 

Seorang yang hobi menulis. Mudah penasaran akan suatu hal. Menyukai sepak bola dan dunia jurnalustik. Menjadi penulis resmi di beberapa media Online.