Petrucci Menyesal Gagal Menang

Rider dari Octo Pramac Racing, Danilo Petrucci mengakui mengaku sangat kecewa gagal kembali menjadi juara pada seri kandangnya, MotoGP San Marino, Misano World Sirkuit Marco Simoncelli hari Minggu 10/9/2017, meski kecewa rider dari Italia tersebut berhasil finish ke-2 namun harus mengakui keunggulan dari pebalap Repsol Honda, Marquez pada saat memasuki lap terakhir.

Start ke-8, Petrucci berhasil naik ke posisi ke-2 saat memasuki Lap 6, di belakang Lorenzo. Memasuki Lap 7, Lorenzo juga terjatuh, dan akhirnya ia berhasil memimpin selama balapan. Sayang, posisi tersebut diambil Marquez tepat tikungan 1 pada saat memasuki lap terakhir. Meski hasilnya kurang memuaskan karena gagal podium pertama, membuat Petrux sedih peluangnya mencetak kemenangan pupus.

 

” Rasa-rasanya campur aduk, kondisi tersebut sudah jelas membuat saya kurang bahagia karena mimpi saya podium pertama di Italia, tetapi saya memimpin balapan untuk beberapa lap hingga memasuki lap terakhir saya cukup takut lantaran dari pagi hari kami lihat trek begitu licin. Saat saya di depan selesai Jorge jatuh, saya sempat mengatakan, ” oke, kita saksikan saja “, ” katanya pada Crash.net.

Petrucci sudah mencoba untuk ngotot membuat jarak yang lebih jauh dengan rider dari Repsol Honda Marc Marquez, tetapi waktu balapan tersisa delapan lap, dia sempat dikejutkan dengan insiden hampir terjatuh saat memasuki tikungan 6 dan mengaku sangat khawatir jika Marc menyusul dari belakang. Meskipun demikian, Marquez yang lebih pengalaman berhasil menampilkan performa balap yang sempunda dan tenang tidak gegabah memanfaatkan kesalahan kecil dari Petrucci.

” Saya bahkan sempat berfikir untuk membiarkan Marc mendahului supaya saya dapat mencapai ritme yang baik. Namun saya takut ketinggalan darinya, jadi saya berusaha untuk bertahan didepan. Saya ngotot saat balapan menyisakan dua lap terakhir, dengan kondisi semakin tertekan justru ia semakin kuat dalam dua lap terakhir serta pada akhirnya mendahului saya pada saat memasuki tikungan 1, ” papar Petrucci.

Rider berumur 26 tahun ini juga pernah menginginkan membalas Marquez di tikungan 4, yaitu waktu rider Spanyol itu melebar, tetapi Petrucci kehilangan kendali juga. ” Marc melakukan lap yang menarik serta saya sedikit sedih mesti finish ke-2, namun saya tidak menyesal dikarenakan saya sudah berjuang. Marc memanglah layak menang untuk hari ini, ” ujarnya.

Beri rating artikel ini!
Tag:
author

Penulis: