‘Fans sejati Tidak Memaki Marc Marquez’

Pembalap yang pernahmenjuari GP125 1999 sekaligus salah satu manajer pribadi dari Marc Marquez, dari keterangan Emilio Alzamora meyakini kalau pengagum sejati balap motor tidak akan bersorak girang saat pembalap Repsol Honda itu mengalami insiden terjatuh di Misano, San Marino akhir minggu lalu, serta tidak akan meneriakinya saat berada podium.

tindakan tersebut Marquez dapatkan dari penonton yang umumnya adalah pengagum sang rider dari tuan rumah, Valentino Rossi, walau pembalap Movistar Yamaha MotoGP itu tidak hadir dikarenakan cedera kaki. Marquez terjatuh waktu session pemanasan, serta penonton bersorak bahagia. Mujur, Marquez tidak cedera serta membalas tingkah laku penonton dengan meniupkan ciuman ke tribun.

Marquez sendiri mengakui bisa mengerti dianya sendiri diteriaki penonton saat ada di podium, tetapi sedih mendapatkan sorakan girang waktu terjatuh. Rivalnya dari Ducati Corse, Dovizioso turut mengecam tindakan penonton ini, menyebutkan kalau fans mesti belajar menghormati beberapa pembalap.

” Orang yang memahami balap motor, tidak akan menyoraki Marc. Di trek, Marc sudah tunjukkan kekuatannya, serta ia juga miliki fans di Italia, demikian halnya di seluruh dunia, yang menghormatinya. Dia lakukan pekerjaan yang begitu ia sayangi. Ia mencetak kemenangan besar, yang baik untuk Honda serta timnya selesai tidak berhasil finish di Silverstone. ” tutur Alzamora pada AS.

Teriakan pemirsa ini sejatinya bukanlah yang pertama kalinya dihadapi Marquez. Dengan Lorenzo, pebalap dari Spanyol yang sudah berusia 24 tahun ini sering memperoleh cemoohan dari fans Rossi mulai sejak The Doctor menuduh jika keduanya bersekongkol menghadang langkahnya merebut titel dunia di tahun 2015 kemarin.

Beri rating artikel ini!
Tag:
author

Penulis: