Membangun Pendidikan Berkualitas CT Arsa Foundation Mendirikan SMA Unggulan

 

Setelah sukses menghadirkan pendidikan berkualitas untuk masyarakat kurang mampu di Medan, CT Arsa Foundation bakal mendirikan SMA Unggulan CT Arsa di Sukoharjo Jawa Tengah. Jum’at siang peletakan batu pertama dilakukan Bupati Sukoharjo dan Chaerul Tanjung.

CT Arsa Foundation pertama di bangun di Medan, dan sukses mengumpulkan anak pintar dari keluarga tidak mampu. Ada lebih dari 1000 lulusan dan 90% masuk Universitas Negeri ternama di Indonesia. Untuk mengulang kisah sukses di Medan itu, CT Arsa Foundation akan mendirikan SMA Unggulan CT Arsa di kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah. Untuk itu CT Arsa Foundation membangun satu kompleks sekolah yang komprehensif dan lengkap serta modern, dengan di lengkapi 24 ruang kelas berkapasitas 25 orang untuk 600 siswa. Sekolah juga di lengkapi laboratorium dengan peralatan modern, selain itu di bangun pula asrama untuk 300 orang siswa dan 300 orang siswi. Tak lupa fasilitas semacam workshop untuk belajar membatik dan membuat karya seni.

Jumat siang, Bupati Sukoharjo bapak Wardoyo Wijaya dan Chaerul Tanjung dan ketua CT Arsa Fiundation ibu Anita Ratnasari Tanjung melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMA Unggulan CT Arsa Foundation di Sukoharjo Jawa Tengah.

SMA Unggulan untuk siswa berprestasi dari kalangan kurang mampu ini bakal beroperasi pada tahun ajaran 2018.

“Jadi sesuai dengan misi dari CT Arsa Foundation itu adalah memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas dan kesehatan yang berkualitas. Jadi kita misinya itu, jadi dimanapun sekolah yang kita bangun itu harus dari anak-anak yang miskin itu harus dan juga harus pintar,”Ungkar Anita Ratnasari Tanjung.

Bupati Sukoharjo bapak Wardoyo Wijaya memuji sekolah yang akan di bangun di wilayahnya, hal ini akan mengangkat kota Sukoharjo di tingkat Nasional sebagai kota yang mempunyai seolah pendidikan unggulan.

CT Arsa Foundation sudah berdiri lebih dari 12 tahun yang lalu. Selain sekolah unggulan CT Arsa Foundation juga mengembangkan 26 pendidikan anak usia dini dan beberapa program kemanusiaan lainnya.

Tag:
author

Penulis: