Aset Terbesar Kepulauan Banda

Pameran dengan tema Banda, Warisan Untuk Indonesia digelar pada tanggal 20 September hingga 4 Oktober 2017 di sebuah Galeri Nasional Indonesia yang berada di Kota Jakarta. Pameran tersebut memiliki tujuan untuk mengangkat kembali fakta bahwa Pulau Banda menjadi salah satu penghasil rempah terkaya di Indonesia. Adanya buah pala jadi sorotan sebagai aset utama dari Kepulauan Banda di masa itu sampai jadi pusat perhatian dalam perdagangan serta politik di kawasan internasional.

Kepulauan Banda meliputi 10 pulau kecil yang ada di Laut Banda. Didominasi dengan wilayah gunung berapi, kombinasi iklim serta tanah tersebut menghasilkan kondisi yang pas demi tumbuh kembangnya pohon pala. Pohon tersebut menghasilkan rempah pala serta bunga pala yang sangat populer.

Dengan pameran ini, ada penampakan biji buah pala dan juga bunganya. Biji buah pala yang memiliki coklat tua mempunyai bentuk bundar serta memiliki ukran seperti dengan bola bekel. Bunga pala memiliki manfaat sebagai pembungkus dari biji pala serta dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk memasak.

Ada juga biji kenari yang ukuran yang hampir sama dengan biji pala, namun mempunyai warna coklat yang lebih muda. Pohon kenari memiliki fungsi sebagai pelindung pohon pala dari cahaya matahari. Anda juga dapat melihat gait-gait (istilah untuk alat petik pala) yang diposisikan di atas bambu panjang serta digunakan untuk memanen pala. Ujung tajam digunakan sebagai melepaskan pala dari pohonnya. Buah pala yang sudah dipetik bakalan ditempatkan di bakul pala yang ukurannya  yang lebih besar maupun sering disebut tukiri.

Pameran ini mendatangkan bel kebun yang sering dipakai oleh para petani pala demi mengatur jam kerja mereka. Bel bakalan berbunyi saat jam kerja dimulai dan serta juga jadi sebuah pertanda jika pekerjaan sudah selesai.

Bel kebun serta bunyi meriam yang dipakai di masa penjajahan Belanda di Banda dipamerkan dengan bentuk Pameran bertajuk Banda, Warisan untuk Indonesia di sebuah Galeri Nasional Indonesia.

Beri rating artikel ini!
Tag:
author

Penulis: