Polisi Tangkap Pemilik Situs Nikahsirri.com

 

Baru-baru ini sebuah situs online membuat resah masyarakat, situs ini memang sangat tidak biasa. Bahkan baru saja di dirikan, websitenya sudah bisa menarik perhatian warganet. Situs ini adalah situs nikahsiri.com, dimana website ini mencari peserta yang masih perawan dan perjaka untuk nantinya menikah.

Pada awal pembuatan akun, mereka harus membeli mahar senilai 100 ribu rupiah. Setelah menemukan pasangan, situs ini pun menyediakan penghulu dan saksi yang di butuhkan klien untuk menikah.

Baru saja seminggu di buat, ternyata sudah 2700 peserta yang mendaftar, hal ini memang sangat luar biasa. Bahkan sang pemilik, Aris Wahyudi sama sekali tidak menyangka, karena pemberitaan dan juga antusiasme warganet yang tinggi, banyak pihak yang mulai curiga dengan website ini. Bahkan bisnis ini sudah masuk ke berbagai ranah, dari hokum hingga perdagangan anak di bawah umur. Di katakan, bisnis ini pun tak ada bedanya dengan bisnis kawin kontrak.

 

 

Setelah para mitra dan klien mendaftarkan diri mereka, mereka sudah bisa memilih mitra dan terlebih dahulu harus membayar mahar sebesr 100 ribu rupiah. Hingga akhirnya para klien dan mitra ini bisa masuk web ini. Pemilik website pun mendapatkan penghasilan dari setiap transaksi yang terjadi.

Karena semakin membuat banyak kalangan di berbagai lapisan masyarakat resah, polisi pun akhirnya menciduk pemilik website tersebut di rumah kontrakannya di derah Bekasi. Aris di tangkap oleh pihak berwajib pada minggu dini hari, dan kini Aris pun tengah menjalani pemeriksaan selama 1×24 jam. Situsnya pun kini sudah di blokir.

Mendengar adanya situs nikah, mengatas namakan agama dan menyediakan penghulu serta saksi dan tentunya kedua mempelai, hal ini pun mengundang pemuka agama bersuara. Beliau mengaku sedih ada orang yang mengatas namakan agama dalam melakukan bisnis kotor seperti itu. Padahal dalam islam, pernikahan itu adalah ibadah dan untuk melakukan pernikahan harus melalui banyak syarat dan tahapan, bukan hanya asal klik lalu menikah.

 

 

Beri rating artikel ini!
Tag:
author

Penulis: