Pengurusan Kartu Identitas Anak Tidak Dikenakan Biaya

Semarang – KIA adalah kartu yang di luncurkan oleh pemerintah Indonesia yang ditujukan untuk anak usia  0 sampai 17 tahun, KIA ini merupakan kartu resmi selayaknya KTP, kartu ini bisa di miliki selama anak tersebut sudah tercatat dalam Kartu Keluarga.

Untuk mendapatkan kartu KIA, masyarakat di minta untuk mengajukan ke kator Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di kabupaten atau kota masing-masing tempat anak tersebut terlahir sesuai identitas pada kartu keluarga.

Perlu di ketahui bahwa untuk pendaftaran Kartu Identitas Anak tersebut tidak di kenakan beaya apapun alias Gratis, sedangkan untuk syarat pemohon KIA hanya disyaratkan mengumpulkan foto, Kartu Keluarga (KK) dan Akte Kelahiran anak.

Selain itu tujuan kelanjutan dari program Kartu Identitas Anak adalah untuk mempermudah pendataan. Pendataan tersebut penting terutama untuk anak yang masih duduk di bangku PAUD, TK, SD dan SMP.

Dalam hal ini merupakan keseriusan Pemerintah dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat di seluruh Indonesia,  selain sebagai pengenal juga dapat menjadikan anak dapat mengakses pelayanan publik secara mandiri.

Beberapa manfaat kepemilikan Kartu Identitas Anak ( KIA )

  • Untuk melakukan pendaftaran di BPJS.
  • Pembuatan dokumen keimigrasian.
  • Untuk persyaratan mendaftar sekolah.
  • Mencegah terjadinya perdagangan anak.
  • Untuk keperluan lain yang membutuhkan data anak yang bersangkutan
  • Sebagai bentuk pemenuhan hak anak.
  • Proses identifikasi jenazah dengan korban anak-anak dan juga untuk mengurus klaim santunan kematian.

Kartu Identitas Anak tersebut sudah tertera pada dasar hukum KIA antara lain Pasal 27 UU No. 35/2014 tentang Perubahan Atas UU No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak, serta UU No. 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan, sebagaimana telah diubah dengan UU 24 tahun 2013.

 

Sis/

 

Tag:
author

Penulis: